Jumat, 31 Desember 2010

Melihat Sebelum Melangkah (Refleksi Pergantian Tahun)

Ucapan selamat dengan berbagai media marak dilakukan dalam menyambut tahun baru 2011. Semua situs jejaring sosial dipenuhi dengan kata-kata dan gambar kartu ucapan selamat. Begitu pula dengan para pengguna ponsel yang sibuk menerima dan mengirimkan ucapan selamat tahun baru. Puncaknya pun akan terjadi malam nanti saat menunggu detik-detik pergantian tahun.

Berbagai cara dilakukan dalam upaya memeriahkan malam pergantian tahun. Ada yang katanya mempersiapkan jagung bakar, ikan bakar, ayam bakar dan sebagainya. Semua kegiatan itu dilakukan di luar rumah dengan cara berkumpul bersama teman kerja atau teman sekolah. Tidak sedikit pula yang menyatu bersama sang kekasih untuk ikut menghabiskan malam dan menyambut datangnya 1 Januari 2011.

Minggu, 26 Desember 2010

Aku dan Timnas

Belakangan ini euforia melanda pecinta sepokbola di tanah air. Terlebih para insan yang sangat setia pada Tim Garuda hingga hampir tak pernah melewatkan satu perandingan pun yang dilakoni tim kebanggaan masyarakat Indonesia. Bukan karena prestasi yang selama ini ditorehkan, tapi memang diriku telah menjadi penggemar setia pasukan merah putih sejak aku masih di bangku SD. Hingga euforia itu pun ikut mengalir dalam pembuluh darahku.

Selasa, 21 Desember 2010

Stand DKP Dipadati Pengunjung


Kegiatan North Aceh Expo IV tahun 2010 telah memasuki hari ke-4. Berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Aceh Utara menampilkan hasil pembangunan dan kegiatan di sektor masing-masing. Demikian pula halnya dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Utara. Mereka memanjakan pengunjung dengan berbagai jenis biota air. Di antaranya bandeng, kerapu, Nila, Gurami, dan patin. Selain itu ada juga Belut, udang windu, dan udang galah.

Pada Selasa (21/12/2010) malam pengunjung mulai memadati lokasi sejak pukul 19.30. Sejak jam itu pula pengunjungi ramai memadati stand Dinas Kelautan dan Perikanan. Kebanyakan pengunjung tanpa segan-segan memasuki stand ini. Setidaknya  setiap pengunjung yang memasuki stand ini bisa bertahan lebih kurang 3-5 menit untuk melihat-lihat.

Rabu, 15 Desember 2010

Semangat Penjaja Roti


Pagi itu sehabis membeli tas untuk mengganti tas saya yang rusak kemarin, saya singgah di suatu warung kopi di pinggir jalan Medan-Banda Aceh. Kota Geudong masih sepi, masih sekitar jam 7.30 WIB. Saya memesan sepiring nasi dan segelas milo hangat. Setelah itu saya menuju sebuah meja yang cuma diisi oleh seorang pria umuran 30-an. Begitu dua pesanan saya disajikan ke atas meja saya menyapa pria tersebut dan menawarkannya makan bersama. Tapi dia menolak,"Makasih mas" sembari mengangkat kedua tangannya. 

Sekilas dari wajahnya dia nampak bukan orang Aceh, tapi orang Jawa (bagi saya sama saja). Sambil menikmati nasi dan milo hangat saya coba mengajak dia ngobrol. Benar saja dugaan saya, dia seorang pria asal Sukabumi yang mengadu peruntungan di Bumi Malikussaleh. Katanya dia baru sekitar 4 bulan berada di Aceh dengan bekerja sebagai penjaja roti. Dia juga menunjukkan dagangannya kepada saya yang diparkirnya di depan kios samping warung kopi tempat kami menikmati sarapan. Kebetulan juga kios itu belum buka. 

Saya tertarik untuk semakin tahu tentang perjuangan pria itu hingga membuatnya harus mengais rezeki di Bumi Serambi Mekkah. Berdasarkan pengakuannya dia dulunya pernah berprofesi sebagai nelayan dan tukang ojek. Tapi penghasilannya kadang kurang bisa menutupi kebutuhan keluarga. Dia sudah dikaruniai 3 orang buah hati. Anak sulungnya bahkan sudah duduk di bangku kelas 2 SMP. Mungkin kita bisa bayangkan berapa kebutuhan rutinnya setiap hari untuk membiayai pendidikan dan bertahan hidup.

Senin, 06 Desember 2010

Selamat Tahun Baru!

Hari ini umat Islam sejagad raya menyambut kedatangan Tahun Baru 1432 Hijriyah. Beda tempat dan daerah beda pula cara menyambutnya. Kebiasaan juga memengaruhi tata cara penyambutan Tahun Baru Islam. Mungkin hal itu sesuai dengan peninggalan dari orang-orang tua dahulu. Di negeri tercinta Indonesia pun umat Islam memeriahkan Tahun Baru ini dengan berbagai kegiatan dan seremonial.

Di Jakarta, ratusan warga Jalan Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, menggelar pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1432 Hijriyah. Berdasarkan laporan detikNews kegiatan tersebut sempat membuat jalan macet. Sementara itu sekitar 5.000 siswa Madrasah Diniyah Kota Bandung berencana akan melakukan pawai ta'aruf untuk menyambut Tahun Baru Islam 1432 Hijriah, Selasa (7/12/2010) besok. Sesuai dengan yang diberitakan Detikcom rencananya pawai akan dimulai dari Masjid Al-Ukhuwah dan berakhir di Masjid Raya Jabar Alun-alun Bandung mulai pukul 07.00 WIB. 

Hampir sama dengan apa yang dilakukan para siswa di Bandung, warga masyarakat di Kota Sambas, Provinsi Kalimantan Barat juga merayakan Tahun Baru Islam dengan melaksanakan Pawai Ta`aruf yang telah digelar Minggu (5/12/2010) diikuti ratusan anggota Badan Kontak Majelis Taklim.KOMPAS.com menyebutkan dalam acara itu berbagai penampilan diperlihatkan peserta seperti membawa replika unta binatang khas padang pasir, membawa replika Alquran, serta sejumlah spanduk berisi ajakan untuk selalu mengingat tahun baru Islam.

Jumat, 03 Desember 2010

Alhamdulillah!

Ini merupakan postingan pertamaku. Ya... masih coba-coba sih! Semoga bisa berhasil dan sukses. Sebenarnya sudah lama ingin punya blog dan mencurahkan pikiran di dalamnya tapi karena keterbatasan pengetahuan so baru terwujud sekarang. Mungkin untuk pertama kali cukup mencurahkan kesenangan dan kegirangan dululah. Insya Allah besok-besok akan kucoba untuk menulis lebih banyak. Alhamdulillah!